Biaya dan Cara balik Nama BPKB Motor

Cara Menghitung Denda Pajak Motor

source gambar : idntimes.com

Sebelum melakukan balik nama BPKB motor, tentunya anda harus melakukan balik nama STNK terlebih dahulu. Lalu bagaimana biaya dan cara balik nama motor? Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya.

Perhitungan Biaya Balik Nama

Adapun rincian biaya balik nama adalah sebagai berikut :

  1. Biaya Pajak

Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor sebesar :

  • 10% dari harga jual untuk penyerahan pertama
  • 1% dari harga jual untuk penyerahan kedua dan seterusnya

Sedangkan biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar :

  • 2% dari harga jual untuk kepemilikan pertama
  • 2,5% dari harga jual untuk kepemilikan kedua
  • 3% dari harga jual untuk kepemilikan ketiga
  • Dan seterusnya hingga 10% dari harga jual untuk kepemilikan ketujuh belas
  1. SWDKLJJ

SWDKLJJ ini adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yang sudah ditetapkan untuk kendaraan motor roda dua yakni sebesar Rp 35.000

  1. Biaya Lainnya

Ada beberapa biaya lainnya yang harus anda bayar, antara lain :

  • Penerbitan STNK untuk sepeda motor sebesar Rp 100.000
  • Pengesahan STNK sepeda motor sebesar Rp 25.000
  • Biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Pelat Nomor motor sebesar Rp 60.000
  • Penerbitan BPKB motor sebesar Rp 225.000
  • Jika motor berada di luar daerah, maka ada biaya tambahan penerbitan surat mutasi kendaraan motor ke luar daerah sebesar Rp 150.000
  • Biaya atau tip petugas cek fisik kendaraan (sukarela)

Syarat atau dokumen yang dibutuhkan untuk balik nama BPKB

  • Fotokopi STNK yang sudah dibalik nama
  • Fotokopi KTP pemilik baru
  • Fotokopi BPKB dan asli
  • Fotokopi kwitansi pembelian motor
  • Fotokopi hasil pengesahan cek fisik

Berbeda dengan proses balik nama STNK yang bisa dilakukan di SAMSAT, untuk pengurusan balik nama BPKB anda harus melakukannya di Kepolisian Daerah (Polda). Adapun caranya adalah sebagai berikut :

  1. Datang ke Polda

Yang pertama anda datang langsung ke Polda dan jangan lupa membawa berkas-berkas persyaratan yang telah anda siapkan sebelumnya.

  1. Pembayaran di Loket Bank

Di kantor Polda, nanti anda akan diberi nomor antrean serta formulir untuk balik nama BPKB dari petugas yang akan memeriksa berkas perlengkapan anda. Apabila berkas sudah lengkap, anda akan diberi tanda pembayaran ke bank oleh petugas.

Kemudian lakukan pembayaran di loket yang tersedia. Setelah pembayaran selesai, nantinya anda akan diberi salinan slip bukti setoran serta stiker khusus untuk dilampirkan pada formulir pendaftaran.

  1. Isi Fomulir Pendaftaran Balik Nama BPKB

Setelah pembayaran selesai, anda isi formulir pendaftaran sesuai dengan data motor anda. Kemudian tempelkan stiker khusus pada formulir tersebut.

  1. Penyerahan Formulir dan Berkas Persyaratan

Selanjutnya anda tinggal tunggu panggilan berdasarkan nomor antrean yang anda miliki. Setelah dipanggil, anda serahkan formulir serta berkas kepada petugas.

Nantinya anda akan mendapat tanda terima sebagai bukti BPKB anda sudah didaftarkan dan sedang proses balik nama. Selain itu, tanda terima itu juga mencantumkan tanggal kapan BPKB anda selesai.

  1. Pengambilan BPKB

Nah, pada tanggal yang sudah ditentukan tersebut, anda kembali lagi ke kantor Polda untuk mengambil BPKB yang sudah balik  nama menjadi atas nama anda sendiri. Dan jangan lupa untuk membawa tanda terima dan fotokopi KTP.

Adapun prosedurnya adalah sebagai berikut : Pertama-tama anda ambil nomor antrean untuk pengambilan BPKB, tunggu sebentar, dan setelah mendapatkan panggilan anda serahkan tanda terima beserta fotokopi KTP. Setelah mecocokkan data anda, petugas akan menyerahkan BPKB baru kepada anda.