Gejala yang Biasa Muncul Saat Seseorang Menderita Hidrosefalus

Cara Menangani Bayi yang Hidrosefalus | Popmama.com

Hidrosefalus ini merupakan sebuah kondisi dimana ukuran kepala dari bayi membesar dalam keadaan yang tidak normal. Seperti yang ada dalam American Association of Neurological Surgeons, kondisi yang satu ini biasanya terjadi karena adanya penumpukan cairan yang ada di rongga ventrikel otak.

Jadi bisa kita sebutkan jika hidrosefalus ini merupakan penumpukan cairan serebrospinal di rongga otak yang membuat otak jadi membengkak. Jika normal cairan serebrospinal akan mengalir melalui otak dan juga sumsum tulang belakang kemudian akan di serap pleh pembuluh darah.

Jika ada tekanan di cairan serebrospinal dengan jumlah yang terlalu banyak bisa membuat jaringan otak menjadi rusak dan dapat menyebabkan berbagai masalah mengenai fungsi otak. Jika seorang anak terkena hidrosefalus maka hampir semua bagian tubuh dari akan akan terganngu, misalnya penurunan kecerdasan dan gangguan untuk tumbuk kembang.

Jika hal ini tidak langsung di tangani maka bisa membuat gangguan kesehatan dan membuat otak menjadi rusak, apalagi jika di derita oleh anak- anak. Walaupn sering terjadi pada anak, orang dewasa juga bisa mengalami penyakit yang satu ini:

Tanda dan gejala

Penyakit yang satu ini bisa membuat kerusakan yang permanen untuk otak dan juga rongga kepala pada anak. Maka dari itu sangatlah penting untuk tahu gejala apa saja yang sangat mungkin terjadi jika anak mengalami kondisi ini , tujuannya supaya segera bisa mendapatkan pertolongan secara medis.

Gejala hidrosefalus pada bayi baru lahir

Gejala yang paling umum yang sering terjadi kepada anak untuk penyakit ini adalah pembesaran pada kepala, tapi gejala tersebut bisa beda- beda, semuanya tergantung dengan usia. Ini dia beberapa gejalanya:

  1. Adanya benjolan yang lunak dan tidak normal pada bagian atas kepala
  2. Lingkar kepala mengalami perubahan yang sangat cepat
  3. Ukuran lingkar kepala jauh lebih bwsar dari ukuran normal
  4. Tonjolan lunak yang ada di atas kepala akan terlihat menonjol dan jelas terlihat
  5. Kulit kepala bagi menjadi tipis dan juga mengkilap dengan aliran darah vena yang sangat mudah untuk terlihat.
  6. Ukuran kepala tidak normal
  7. Pandangan mata ke bawah
  8. Mudah rewel
  9. Menolak makan
  10. Mudah mengantuk
  11. Otot melemah
  12. Pertumbuhan terhambat
  13. Nafsu makan menurun atau tidak makan sama sekali
  14. Bayi muntah
  15. Mudah mengantuk
  16. Kejang tubuh
  17. Penurunan kekuatan otot
  18. Tbuh bayi melemah
  19. Bayi menangis dan mudah marah
  20. Pertumbuhan tubuh tidak berlangsung dengan baik

Gejala hidrosefalus pada anak-anak

Penyakit ini juga bisa dialami oleh anak yang usianga ada di 1 hingga 5 tahun, ini dia beberapa gejala yang mungkin dialaminya:

  1. Sakit kepala
  2. Menangis sebentar dengan suaranya meninggi
  3. Mata juling
  4. Penglihatan kabur atau mata juling
  5. Perubahan struktur wajah
  6. Pertumbuhan terhambat
  7. Mudah mengantuk
  8. Susah makan
  9. Keseimbangan tubuh jadi tidak stabil
  10. Kehilangan koordinasi pada otot
  11. Mudah marah
  12. Kemampuan kognitif terganggu
  13. Kejang otot
  14. Mual dan muntah
  15. Sulit berkonsentrasi

Perubahan perilaku dan kognitif pada bayi dan anak

Utuk perubahan mengenai perubahan perilaku dan juga kognitif pada anak biasanya adalah:

  1. Sulit untuk berkonsentrasi
  2. Mudah marah dan juga rewel
  3. Perubahan kepribadian
  4. Kemampuan saat di sekolah jadi menurun
  5. Mengalami keterlambatan atau mengalami masalah terhadap kemampuan yang telah bisa dilakukan sebelumnya, contohnya bicara atau berjalan.

Gejala hidrosefalus pada orang dewasa

Orang dewasa juga bisa mengalami gangguan yang satu ini, berikut ini gejala yang mungkin dialami:

  1. Sering jatuh secara tiba-tiba
  2. Sakit kepala hebat
  3. Mual
  4. Sulit berjalan
  5. Penglihatan terganggu
  6. Sulit mengingat kejadian
  7. Sulit konsentrasi
  8. Masalah pada kandung kemih
  9. Kejang